Destinasi Wisata Sejarah & Religi
Sepuluh tempat yang datang bukan sekadar untuk difoto — tiap kunjungan punya alasan sejarah: siapa yang membangun, kenapa penting, dan mengapa jutaan orang kembali setiap tahun. Angka kunjungan di halaman ini merujuk data resmi BPS, Disporapar, dan InJourney.
Candi Borobudur
Candi Buddha tertinggi di dunia, mahakarya Dinasti Syailendra abad ke-9 dengan 2.672 panel relief di Magelang.
Baca panduan →
Candi Prambanan
Kompleks 240 candi Hindu abad ke-9 di Sleman dan Klaten, pusat ibadah Trimurti berstatus Warisan Dunia UNESCO.
Baca panduan →
Kota Tua Semarang
Little Netherlands di Semarang: jalan berbatu, Gereja Blenduk 1753, dan deretan gudang kolonial abad ke-19.
Baca panduan →
Masjid Agung Demak
Masjid tertua di Jawa peninggalan Kesultanan Demak dengan empat soko guru dan atap bertingkat khas Jawa.
Baca panduan →
Makam Sunan Kalijaga
Astana Sunan Kalijaga di Kadilangu: pusat ziarah wali songo dengan pendopo teduh di timur Demak.
Baca panduan →
Kota Tua Jakarta
Kawasan Batavia abad ke-17 dengan alun-alun Fatahillah, Stadhuis tahun 1710, dan deretan museum tua.
Baca panduan →
Lawang Sewu
Gedung kantor kereta api Hindia Belanda 1904 dengan 928 pintu di seberang Tugu Muda, Semarang.
Baca panduan →
Istana Maimun
Istana Kesultanan Deli yang dibangun 1888–1891 dengan 30 ruangan dan luas 2.772 meter persegi.
Baca panduan →
Fort Rotterdam
Benteng Gowa tahun 1545 yang berpindah tangan ke VOC pada 1667, kini museum di tepi Makassar.
Baca panduan →
Situs Gunung Padang
Situs megalitikum punden berundak setinggi 885 mdpl di Karyamukti, Cianjur, yang diteliti ulang sejak 1979.
Baca panduan →