Napak Tilas Majapahit

Kerajaan & Candi · 3 Hari 2 Malam · Jawa Timur (Trowulan – Mojokerto)
Gapura Bajang Ratu di Trowulan, Mojokerto — peninggalan arsitektur Majapahit

Trowulan adalah nama yang dikenal sejarawan sebagai pusat Majapahit — kota yang oleh kajian arkeologi diperkirakan pernah membentang lebih dari 100 km² di dataran rendah Mojokerto. Rute tiga hari ini menyusuri sisa kejayaan itu dari titik ke titik: candi bata merah, kolam pemandian, museum, hingga situs yang baru dibuka untuk umum.

Berbeda dengan rute ziarah yang bersifat batin, napak tilas Majapahit bersifat intelektual: setiap perhentian menghubungkan temuan di lapangan dengan catatan Negarakertagama dan prasasti-parasasti Majapahit, sehingga pengunjung memahami mengapa dataran kecil di Mojokerto pernah mengendalikan jalur dagang Nusantara.

Itinerary Hari per Hari

Hari 1
Trowulan — Kompleks Candi Utama

Candi Tikus, kompleks candi Brahu dan Gentong, serta Situs Kolam Segaran — bekas kolam pemandian kerajaan. Sore: menginap di kawasan Mojokerto dengan pengantar sejarah singkat kejayaan Majapahit abad ke-14.

Hari 2
Trowulan — Museum & Situs Lanjutan

Museum Majapahit dengan koleksi arca dan temuan bata berstempel, dilanjutkan situs-situs pendukung seperti Candi Surosowan dan area permukiman arkeologi Trowulan. Sore bebas: kawasan pasar dan kuliner Mojokerto.

Hari 3
Mojokerto Sekitarnya & Perjalanan Pulang

Pilihan singkat ke situs penyerta (mis. kompleks makam raja-raja atau Candi Jolotondo di lereng Wilis), sesuai kondisi dan minat rombongan. Perjalanan ditutup dengan rangkuman: bagaimana Majapahit jatuh, namun namanya tetap dipakai negara ini sampai hari ini.

Sumber

  • Wikipedia — Trowulan (kota kuno)
  • Wikipedia — Majapahit
  • Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah — situs Trowulan

Pertanyaan Umum

Apakah situs di Trowulan bisa dimasuki?

Sebagian besar situs terbuka untuk umum dengan tiket terpisah, namun jam buka berbeda-beda dan beberapa area pemugaran sewaktu-waktu ditutup. Jadwal harian disesuaikan oleh pemandu berdasarkan kondisi terkini, dengan alternatif siap jika satu situs sedang tidak dapat dikunjungi.

Kapan waktu terbaik berkunjung ke Trowulan?

Pagi hari (08.00–10.00) memberi pencahayaan terbaik untuk foto bata merah dan suhu paling nyaman. Musim kemarau menampilkan lanskap situs paling jelas; pada musim hujan, jalur antar-situs tetap aman namun tampilan lebih hijau dan lembap.

Cocok untuk rombongan study tour sekolah?

Sangat cocok. Trowulan menggabungkan sejarah, arkeologi, dan nilai-nilai bangsa dalam skala yang mudah dipahami pelajar. Materi ringkas per situs dapat disiapkan pemandu, dan durasi tiga hari memberi ruang untuk tugas observasi di lapangan.

Tanyakan Napak Tilas Majapahit

Dari bekas ibu kota kejayaan Nusantara di Trowulan: candi, kolam, museum, dan jejak emas Majapahit. Sampaikan tanggal, jumlah peserta, dan kota asal — kami bantu susun sisanya.

Tanya Rute & Jadwal via WhatsApp